|
Hewan dan Tumbuhan sebagai Tanda Kekuasaan-Nya |
|
Selasa, 27 Mei 2008 |
Di antara ayat-Nya adalah penciptaan hewan dengan bermacam sifat, jenis, bentuk, manfaat, warna serta keajaiban-keajaibannya. Ada yang berjalan dengan perut, ada yang dengan dua kaki, empat kaki. Ada yang senjatanya di kaki; yaitu hewan bercakar/kuku tajam; ada yang senjatanya adalah paruh seperti elang, rajawali, dan gagak; ada yang bersenjatakan gigi; ada juga yang senjatanya berupa tanduk untuk membela diri dari orang yang hendak menangkapnya. Di dalam Al-Qur’an seringkali Allah SWT menyebut ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan)-Nya, menyeru para hamba untuk tidak bosan merenungkan ayat-ayat tersebut. Sebab, hal itu merupakan salah satu misi Al-Qur’an yang terbesar. Allah SWT berfirman,
“Katakanlah, ‘Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi.’” (Yunus: 101) “Sesungguhnya dalam penciptaan langit langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.” (AN Imran: 190)
|
|
Read more...
|
|
|
Kaidah dasar untuk memudahkan menghafal Al-Quran |
|
Selasa, 27 Mei 2008 |
|
Sebagai seorang mukmin, kita tentunya berkeinginan untuk dapat menghafal Al-Quran dan setiap kita pasti memimpikan agar dapat melahirkan anak-anak yang hafal Al-Quran (hafidz/hafidzah). Berikut ini ada beberapa cara/kaidah dasar untuk memudahkan menghafal, di antaranya: Mengikhlaskan niat hanya untuk Allah Azza wa Jalla. Memperbaiki tujuan dan bersungguh-sungguh menghafal Al-Quran hanya karena Allah Subhanahu wa Ta`ala serta untuk mendapatkan syurga dan keridhaan-Nya. Tidak ada pahala bagi siapa saja yang membaca Al-Quran dan menghafalnya karena tujuan keduniaan, karena riya atau sumah (ingin didengar orang), dan perbuatan seperti ini jelas menjerumuskan pelakunya kepada dosa. Dorongan dari diri sendiri, bukan karena terpaksa. Ini adalah asas bagi setiap orang yang berusaha untuk menghafal Al-Quran. Sesungguhnya siapa yang mencari kelezatan dan kebahagiaan ketika membaca Al-Quran maka dia akan mendapatkannya. |
|
Read more...
|
|
|
13 Hal tentang Cintanya Cewe dan Cowo dalam Islam |
|
Senin, 26 Mei 2008 |
|
Cinta adalah fitrah manusia. Cinta juga salah satu bentuk kesempurnaan penciptaan yang Allah berikan kepada manusia. Allah menghiasi hati manusia dengan perasaan cinta pada banyak hal. Salah satunya cinta seorang lelaki kepada seorang wanita, demikian juga sebaliknya. Rasa cinta bisa menjadi anugerah jika luapkan sesuai dengan bingkai nilai-nilai ilahiyah. Namun, perasaan cinta dapat membawa manusia ke jurang kenistaan bila diumbar demi kesenangan semata dan dikendalikan nafsu liar. Islam sebagai syariat yang sempurna, memberi koridor bagi penyaluran fitrah ini. Apalagi cinta yang kuat adalah salah satu energi yang bisa melanggengkan hubungan seorang pria dan wanita dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Karena itu, seorang pria shalih tidak asal dapat dalam memilih wanita untuk dijadikan pendamping hidupnya. Ada banyak faktor yang bisa menjadi sebab munculnya rasa cinta seorang pria kepada wanita untuk diperistri. Setidak-tidaknya seperti di bawah ini. |
|
Read more...
|
|
|